Thursday, November 29, 2007

PENGELOLAAN ASET LIKUID ANDA

Kali ini kami ingin membahas mengenai pengelolaan yang maksimal untuk aset likuid yang Anda miliki. Seperti layaknya Anda mengelola dana untuk masa pensiun atau dana untuk pendidikan anak Anda, aset likuid yang Anda miliki jika dikelola dengan baik akan mengalami pertumbuhan yang baik pula. Yang dimaksud dengan aset adalah uang Anda yang disimpan pada giro, tabungan ataupun deposito. Reksa dana pasar uang juga dapat dikategorikan sebagai salah satu jenis aset likuid.

Dalam mengelola kas terdapat 2 cara atau strategi yang dapat diterapkan, yaitu :

1. Tentukan jumlah minimum kas yang Anda harus pertahankan untuk keperluan pengeluaran rutin, dana untuk pengeluaran tak terduga.

2. Dana yang Anda simpan untuk tujuan tertentu dimasa yang datang seperti untuk pergi berlibur, atau mempersiapkan uang muka untuk membeli rumah.

A. Pengeluaran Rutin

Kebanyakan orang mempertahankan aset likuid terutama untuk tujuan melakukan pembayaran pengeluaran rutin seperti belanja bulanan, membayar tagihan listrik, membayar premi asuransi, transportasi, rekreasi, biaya sekolah anak dan lain sebagainya. Pengeluaran rutin lainnya adalah pembayaran cicilan rumah dan cicilan hutang kartu kredit. Jenis aset lancar yang paling sesuai untuk menampung dana bagi pengeluaran rutin tersebut adalah giro dan tabungan.

B. Dana Darurat

Dana darurat dipergunakan jika terjadi sesuatu hal tidak terduga atau tidak diharapkan seperti PHK atau sakit berat. Nilai dana darurat tidak sama setiap individu tergantung gaya hidup atau catatan kesehatannya. Jika gaya hidup Anda tinggi atau Anda memiliki risiko kesehatan keluarga yang serius seperti darah tinggi, diabetes atau jenis penyakit lainnya maka Anda harus mempersiapkan dana darurat yang cukup besar minimal 6 kali pendapatan Anda setiap bulannya. Hal ini dengan asumsi bahwa biasanya kebanyakan orang yang terkena PHK sudah mendapatkan pekerjaan pengganti dalam waktu 3 sampai 6 bulan. Jenis aset lancar yang paling sesuai untuk menyimpan dana darurat adalah tabungan, deposito atau Anda dapat berinvestasi pada Reksa Dana Pasar Uang yang memiiiki fitur mirip dengan deposito, namun memberikan imbal hasil yang lebih kompetitif. Menyimpan dana darurat pada Reksa Dana Pasar Uang dapat dipertimbangkan karena dana darurat hanya akan digunakan jika terjadi keadaan darurat seperti yang telah disebutkan sehingga dananya tidak perlu ditarik sewaktu-­waktu.

C. Tabungan untuk tujuan jangka pendek

Tujuan utama mempunyai tabungan adalah memperoleh imbal hasil atau bunga sehingga dana Anda bertambah. Apabila setiap bulan Anda ingin mengumpulkan uang untuk pergi berlibur dalam waktu 1 tahun lagi, Anda dapat mengumpulkan dana tersebut dalam produk tabungan. Berapa banyak dana yang harus Anda simpan setiap bulannya dalam bentuk tabungan akan sangat tergantung pada besarnya biaya liburan yang dibutuhkan serta imbai hasil yang ditawarkan. Jika bunga tabungan yang diberikan terasa amat kecil sehingga jumlah dana yang harus disimpan setiap bulannya menjadi besar, Anda sebaiknya menempatkan uang tersebut dalam reksa dana pasar uang karena produk tersebut menawarkan imbal hasil yang lebih tinggi dibandingkan tabungan dan bahkan deposito. Jadi, uang yang harus Anda simpan setiap bulannya tidak terlalu besar sehingga Anda dapat mencapai tujuan pergi berlibur Anda dengan "langkah" yang lebih ringan.

Sumber: Infocenter Danareksa